Erosi adalah suatu proses geomorfologi, yaitu
proses pelepasan dan terangkutnya material bumi oleh tenaga geomorfologis
(Zuidam and Zuidam Cancelado,1979).
· JENIS-JENIS EROSI
§ Erosi percik ialah proses percikan partikel-partikel
tanah halus yang disebabkan oleh pukulan tetes air hujan terhadap tanah dalam
keadaan basah (Yunianto, 1994).
§ Erosi lembar adalah erosi yang terjadi karena
pengangkutan / pemindahan lapisan tanah yang hampir merata di tanah permukaan
oleh tenaga aliran perluapan (Arsyad,
1989).
§ Erosi alur adalah erosi yang terjadi karena adanya
proses erosi dengan sejumlah saluran kecil (alur), yang kedalamannya < 30
cm, dan terbentuk terutama di lahan pertanian yang baru saja diolah. Erosi
ini sebenarnya sebagai perkembangan lebih lanjut dari erosi lembar, hanya
tenaga aliran perluapan sudah mulai terkonsentrasi pada alur. (Yunianto,
1994).
§ Erosi
Parit adalah erosi
yang berupa bentuk kenampakan permukaan tanah yang turun searah lereng.
Bentukan ini merupakan alur dengan ukuran lebar minimal 40 cm dengan kedalaman
sekitar 25 cm (Arsyad, 1989).
faktor – faktor
penyebab erosi
÷ Tanah
Permukaan adalah lapisan tanah
diatas yang hilangnya terpindahkan waktu penggarapan tanah atau lapisan
tanah diatas setebal 12- 20 cm yang biasanya tererosi (Isa Darmawijaya, 1980).
÷ Kedalaman
Efektif Tanah adalah kedalaman yang baik bagi pertumbuhan
akar tanaman yaitu sampai pada lapisan yang tidak dapat di tembus oleh akar
tanaman (Arsyad, 1989).
÷ Penggunaan
Lahan adalah setiap bentuk campur tangan manusia terhadap
lahan dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya baik material maupun spiritual
(Arsyad, 1989).
÷ Topografi adalah perbedaan tinggi atau bentuk wilayah
suatu wilayah termasuk didalamnya perbedaan kecuraman dan bentuk lereng (Hardjowigeno,
1987).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar