Selasa, 29 Mei 2012

Erosi


  Erosi adalah suatu proses geomorfologi, yaitu proses pelepasan dan terangkutnya material bumi oleh tenaga geomorfologis (Zuidam and Zuidam Cancelado,1979).

·       JENIS-JENIS EROSI
§  Erosi percik ialah proses percikan partikel-partikel tanah halus yang disebabkan oleh pukulan tetes air hujan terhadap tanah dalam keadaan basah (Yunianto, 1994). 
§  Erosi lembar adalah erosi yang terjadi karena pengangkutan / pemindahan lapisan tanah yang hampir merata di tanah permukaan oleh tenaga aliran perluapan  (Arsyad, 1989).
§  Erosi alur adalah erosi yang terjadi karena adanya proses erosi dengan sejumlah saluran kecil (alur), yang kedalamannya < 30 cm, dan terbentuk terutama di lahan pertanian yang baru saja diolah. Erosi ini sebenarnya sebagai perkembangan lebih lanjut dari erosi lembar, hanya tenaga aliran perluapan sudah mulai terkonsentrasi pada alur. (Yunianto, 1994).
§  Erosi Parit adalah erosi yang berupa bentuk kenampakan permukaan tanah yang turun searah lereng. Bentukan ini merupakan alur dengan ukuran lebar minimal 40 cm dengan kedalaman sekitar 25 cm (Arsyad, 1989).



faktor – faktor penyebab erosi

÷ Tanah Permukaan adalah lapisan tanah  diatas yang hilangnya terpindahkan waktu penggarapan tanah atau lapisan tanah diatas setebal 12- 20 cm yang biasanya tererosi (Isa Darmawijaya, 1980).
÷ Kedalaman Efektif Tanah adalah kedalaman yang baik bagi pertumbuhan akar tanaman yaitu sampai pada lapisan yang tidak dapat di tembus oleh akar tanaman (Arsyad, 1989).
÷ Penggunaan Lahan adalah setiap bentuk campur tangan manusia terhadap lahan dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya baik material maupun spiritual (Arsyad, 1989).
÷ Topografi adalah perbedaan tinggi atau bentuk wilayah suatu wilayah termasuk didalamnya perbedaan kecuraman dan bentuk lereng (Hardjowigeno, 1987).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar