•
Pola aliran yang perkembangannya menyebar ke segala arah
dengan percabangan yang teratur.
•
Cirinya: pada batuan berstruktur homogen atau struktur
horisontal dan berbutir halus; resistensi batuan homogen; permeabilitasnya
seragam dan kemiringannya landai; terdapat pada lereng-lereng pegunungan.
•
Misal: Batuan shale, lempung, pasir halus, napal, tuff
bercampur lempung.
•
Pola aliran yang cabang-cabang sungainya berkembang
secara paralel atau hampir paralel.
•
Cirinya: pada batuan shale atau clay dengan kemiringan
yang nyata; jarak antar cabang sungai beraturan karena pengaruh struktur.
•
Pola ini terdapat pada: pantai; aliran lava dan tilted
valley.
Pola aliran dengan sungai-sungai yang
mengalir menuju pusat suatu basin/cekungan atau depresi, misal danau atau
kaldera/kawah gunung api.
Pola aliran dengan sungai-sungai yang
mengalir menyebar dari puncak gunung menuju ke bawah. Terdapat pada gunungapi
dan pegunungan dome mudaatau berstruktur volkan.
•
Pola aliran yang terjadi pada daerah yang telipat kuat
atau batuan berlapis yang berdip, dan menunjukan suatu pola aliran yang paralel
dan biasanya mengikuti arah strike batuan.
•
Pola aliran yang berkembang mengikuti patahan atau
belahan (joint), sungai-sungai lurus dan belokan terjadi secara tiba-tiba
membentuk sudut hampir 900.
•
Pola alirannya menyebar dan merupakan peralihan dari pola
radial, karena berkembang pada struktur melingkar/dome yang sudah terkikis kuat
dan adanya perbedaan resistensi pada perlapisan batuan. Sungai-sungai subsekuen
mengikuti pada zone yang kurang resisten.
•
Pola aliran dengan sungai cabang yang membelok kearah
hulu, merupakan pola aliran yang menunjukkan penggabungan sungai-sungai kecil
ke sungai induk dengan arah belokan ke hulu. Pola ini terjadi pemenggalan
sungai oleh patahan yang melintang terhadap sungai-sungai besar, sehingga arah
aliran membalik dari sebagian sistemnya.
•
Pola yang terbentuk pada daerah rawa atau dekat danau
dengan bentuk tidak teratur, terdapat kombinasi antara drainase permukaan dan
bawah permukaan.
•
Pola aliran ini mula-mula sungai utama mengalir ke satu
arah kemudian arahnya membalik ke arah hulu. Proses terjadinya kemungkinan
karena pengaruh retakan (fracture) pada batuan atau adanya blok-blok
batuan dengan berbagai kemiringan.
•
Merupakan hasil modifikasi dari tipe rektangular yang
ditandai dengan belokan-belokan tajam sehubungan dengan adanya joint atau
patahan. Sungai-sungai cabang lebih kurang paralel dengan sungai utama dengan
sudut tumpul. Pola ini terdapat pada batuan sedimen yang granuler seperti
sandstone dengan kedudukan hampir horisontal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar